'Kayu Naga Muria' Beraksi di Panggung Kesenian TMII, Bedah Naskah Turut Digelar

KUDUS, PAKAR BERITA – Lakon “Kayu Naga Muria” dipersembahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Quds untuk menghidupkan kembali kancah seni di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Untuk persiapan pementasan pada 12 Mei 2024, Disbudpar meninjau naskah pementasan teater yang akan digelar di Desa Lau di Perkampungan Budaya Piji Wetan (KBPW) di Distrik Dou, Yerusalem.

Peninjauan naskah, kata Kepala Disbudpar Mutrika, diperlukan untuk mendapatkan gambaran tentang bentuk lakon yang akan dibawakan.

Baca Juga: Piala AFC U-23 2024: Daftar, Jadwal & Klasemen Kualifikasi Perempat Final

Selain itu, sedang dilakukan gladi bersih. Dan durasi pertunjukan, di luar acara seremonial, adalah 90 menit, ”ujarnya.

Selain tampil di Pendapa Anjugan Jawa Tengah, Mutrika menambahkan pihaknya akan menampilkan tarian di halaman Museum Taman Mini.

“Tarian ini merupakan tayangan perdana PT Nojorono Kudus yang akan digelar di depan panggung utama pendopo,” imbuhnya.

Baca Juga: Marcelino Ferdinand Cetak 2 Gol Saat Indonesia Kalahkan Jordan 4-1, Lawan Garuda Muda U23 AFC Top 8 2024

Ketua KBPW Jesi Zaini mengumumkan bahwa naskah ‘Kayu Naga Muria’ didasarkan pada cerita rakyat (budaya masyarakat) berdasarkan tokoh Sunan Muria Raden Umar Saeed.

Zaini yang juga merupakan penulis naskah dan sutradara mengerahkan 40 pemain turun temurun untuk mendukung adegan tersebut.

Disbudpar memanfaatkan kesempatan untuk mempromosikan pariwisata dengan menggelar pameran produk pariwisata.

Baca Juga: Sosok Mahmouda Inspiratif RA Kartini di Balik Kemudi Truk Bahan Bakar

– Berisi motif gebiok, beberapa kain, topi dari karung bekas, buah-buahan khas gunung Muria, dan kopi muria Robusta. Mutrika*** menjelaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *