Antisipasi Gejolak Geopolitik dan Ekonomi Global, Erick Thohir Wanti-wanti BUMN Lakukan Hal Ini Secepatnya

JAKARTA, PAKAR BERITA- Situasi geopolitik yang masih belum menentu serta memanasnya konflik antara Israel dan Iran menjadi perhatian.

Dampak gejolak perekonomian global dan geopolitik dikhawatirkan dapat menyebabkan nilai tukar rupiah terpuruk.

Menteri BUMN Erick Thohir pun mengingatkan BUMN agar bersiap mengantisipasi dampak perekonomian global.

Situasi geopolitik semakin bergejolak dengan memanasnya konflik Israel dan Iran beberapa hari lalu, kata Erick di Jakarta.

Baca juga: Prabowo Subianto Minta Pendukungnya Tak Turun Jalan: Menahan Diri Yang Terpenting, Keutuhan dan Persatuan Bangsa Yang Terpenting.

Erick mengatakan, situasi tersebut membuat dolar AS menguat terhadap rupiah dan bahkan kenaikan harga minyak WTI dan Brent yang mencapai US$ 85,7 dan US$ 90,5 per barel.

“Beberapa ekonom memperkirakan harga minyak bisa mencapai US$ 100 per barel jika konflik meluas dan mencakup Amerika Serikat,” lanjut Erick.

Dijelaskan, kedua faktor inilah yang menyebabkan rupiah merugi Rp 16.000-16.300 per dolar AS dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Informasi Prakiraan Cuaca Kota Semarang dan Sekitarnya Jumat 19 April 2024: Kota ATLAS dan Salatiga Awan, ada kemungkinan hujan pada sore hari.

Nilai tukar ini bisa mencapai lebih dari Rp 16.500 jika konflik geopolitik tidak kunjung usai.

Erick memperkirakan situasi ekonomi dan geopolitik akan berdampak pada Indonesia melalui penanaman modal asing yang akan melemahkan rupiah dan menaikkan nilai tukar.

Kemudian, meningkatnya biaya impor bahan baku dan pangan akibat rusaknya rantai pasok akan merusak neraca perdagangan Indonesia.

Oleh karena itu, Erick meminta BUMN bertindak cepat untuk mengurangi dampak global dengan menganalisis biaya anggaran, pertumbuhan utang, rencana program perusahaan, dan melakukan stress test untuk melihat situasi BUMN saat ini a.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *