BAN-PDM Dorong PAUD-TK Penuhi Akreditasi, Masih Ada 6.509 Sasaran Belum Terakreditasi

SEMARANG, PAKAR BERITA – Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (BAN PDM) Jawa Tengah terus mendorong pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (Paud)-TK untuk meraih akreditasi.

Tercatat 6.509 PAUD di wilayah Jawa Tengah belum terakreditasi.

Ketua Biro Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (BAN PDM) Jawa Tengah, ujar Dr. Sugiman, BAN-PDM terus berupaya mendorong pengurus Paud-TK segera mengurus akreditasi.

Target total akreditasi PDM di Jawa Tengah sebanyak 8.791, dari jumlah tersebut, Paud-TK yang belum terakreditasi sebanyak 6.509 orang, kemudian Pusat Pengajaran dan Pembelajaran (PKBM) sebanyak 101 orang, serta Pendidikan Dasar dan Menengah (PDM) sebanyak 2.181 orang.

Baca juga: Berikut 5 Negara Juara Piala Asia U23 Sejak 2013. Bersama Shin Tae Yong, Timnas Indonesia menuju Olimpiade Prancis 2024

“BAN-PDM akan terus memberikan kepengurusan untuk memastikan persetujuan secepatnya,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAN-PDM Jateng di Semarang, Rabu (24/4).

Dikatakannya, akreditasi sangat penting untuk meningkatkan mutu pendidikan. Tujuan dari Rakor tahap pertama tahun 2024 ini adalah untuk mengukur pendapat mengenai kebijakan dan metode pemberian izin, serta rencana pelaksanaan yang akan digunakan oleh BAN-PDM Jawa Tengah pada tahun 2024.

Kemudian menyusun rencana pelaksanaan akreditasi BAN-PDM dan metode penjaminan mutu lainnya, serta menetapkan rencana dan langkah strategis pelaksanaan akreditasi satuan program pendidikan dan metode penjaminan mutu lainnya.

Baca juga cerita ini : Wakil Presiden meminta agar hasil putusan MK tidak menimbulkan kekacauan, tidak perlu pergantian pemerintahan.

Kegiatan ini dihadiri oleh 35 Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Bappeda se-Jawa Tengah. Selain itu, mitra kerja BAN-PDM antara lain BBGP, Dewan Pendidikan dan PNF Daerah Jawa Tengah, Divisi Pendidikan Daerah 1-13, Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, PGRI Jawa Tengah, dan masih banyak lagi.

”Kami berkoordinasi dan membangun kolaborasi antara BAN-PDM Jateng, dan para peserta. Rakor ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah strategis yang mendukung peningkatan taraf pendidikan di Jawa Tengah dan memperkuat kerja sama antar instansi terkait, ujarnya.

Baca Juga: Guru Kabupaten Semarang Sumbang Pembangunan PGRI Rp 2,5 Miliar

Hadir pula pembicara yakni Ketua BBPMP Dr Nugraheni, Kepala Dinas Pendidikan Jateng Dr Uswatun Hasanah, Kepala Departemen Agama Jateng Dr H Musta’in Ahmad dan Ketua Jateng. Jawa Himpaudi Dr Rusmanto.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *