Bangun Rumah Produksi Bersama, UMKM Diarahkan Masuk Sektor Industrialisasi

SEMARANG, jasamerdeka.com- Kementerian Koperasi dan UKM mendorong UMKM masuk ke sektor industrialisasi.

Pemerintah juga telah mendirikan sejumlah rumah produksi bersama yang dikelola oleh koperasi.

Adanya patungan ini dapat dimanfaatkan oleh UMKM agar produksinya setara dengan industri.

Deputi UKM Kementerian Koperasi dan UKM, Hanung Harimba Rachman, Gayeng UMKM 2024 dinilai sangat penting karena mengikutsertakan UMKM dalam program keberlanjutan.

Baca Juga: Benarkah putusnya Saifah Hadju dan Rizki Nazar adalah rekayasa untuk mempromosikan sinetron terbaru Saleha SCTV?

Transformasi UMKM harus dilakukan terutama dalam mewujudkan ekonomi sirkular dan ekonomi hijau. Hal ini memerlukan sinergi dengan pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan terkait, kata Hanung saat membuka CJIBF dan UMKM Gayeng 2024 di Semarang, Jumat. (26/4)

Pemerintah akan mengubah UMKM menjadi sektor industrialisasi.

“Kami ingin UMKM menjadi motor penggerak terciptanya ekonomi sirkular dan industri hijau. Kami sedang merintis 11 rumah manufaktur bersama,” jelasnya.

Yang pertama adalah rumah produksi batu bara untuk pengolahan cabai dan pasta.

Baca Juga: Jelang Semifinal Piala Asia 2024: Uzbekistan Bukan Lawan Mudah Timnas U-23 Indonesia, Padahal 27 Tahun Lalu

Menurut dia, dengan cara ini petani bisa menjual hasil produksinya secara kontrak dan tidak khawatir dengan fluktuasi harga.

“Mengedukasi masyarakat untuk mengkonsumsi sambal terasi juga sangat dianjurkan,” jelasnya.

Rumah produksi lainnya termasuk rotan dan bambu sedang dikembangkan.

Ini adalah cara mengolah dan mengubah furnitur agar lebih ramah lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *