Biar Nggak Keliru, Bawaslu Jelaskan Perbedaan Penting Pilkada Serentak 2024 dengan 2020

SUARAMERDKA.COM  – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyoroti Pilkada Serentak 2024 memiliki perbedaan signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Menurut Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, ada beberapa faktor utama yang membuat Pilkada kali ini berbeda dengan sebelumnya.

Bagja menjelaskan, Pilkada 2020 tidak bisa dibandingkan langsung dengan pemilu sekarang karena pandemi Covid-19 menjadi faktor penentu perbedaan tersebut.

Baca Juga: Bersikap Humanistik, FKPM Grobogan Dukung Irjen Ahmad Luthfi Maju ke Pilgub Jateng

“Pilkada kemarin (2020) tidak bisa dibandingkan karena Covid-19, jadi agak berbeda. Pilkada kemarin tentu sangat berbeda dengan pilkada hari ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (21/4). , 2024).

Selain itu, salah satu perbedaan yang mencolok adalah jumlah daerah yang menyelenggarakan pilkada.

Bagja menegaskan, pada Pilkada Serentak 2024, pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, kecuali Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca juga: 27 Atlet Salatiga Perkuat Jateng di PON Aceh Sumut 2024

Hal ini berbeda dengan penerapan sebelumnya yang membatasi jumlah wilayah.

“Kenapa? Karena pilkada di semua daerah. Dulu ada 270 (daerah), sekarang pilkada semua, kecuali daerah istimewa di Yogyakarta,” ujarnya.

Terkait persiapan pengawasan, Bawaslu juga menegaskan akan diperkuat untuk mengantisipasi Pilkada Serentak tahun ini.

Baca juga: Cerpen Achmad Al Hafidzi: Terminal Terakhir

Bagja menekankan perlunya penguatan sumber daya manusia dan pengawasan antara Bawaslu RI dan Bawaslu daerah untuk menghadapi kompleksitas Pilkada Serentak 2024.

“Sumber dayanya juga perlu diperkuat. Kenapa? Karena misalnya SDM kita menurun, kita harus memikirkan bagaimana kita bisa melengkapi SDM tersebut,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *