Cerita Wartawan Indonesia Meminta Maaf Kepada Shin Tae-yong Setelah Bertanya Insiden Lempar Telur dan Bantal

Qatar, PAKAR BERITA – Pelatih Shin Tae-yong menghadiri konferensi pers pralaga yang digelar jelang perempat final Piala AFC U-23 melawan Korea Selatan, Rabu 24 April 2024.

Saat pelatih Shin Tae-yung mengungkapkan perasaannya menghadapi negaranya usai konferensi pers, seorang jurnalis Indonesia menghampiri dan menyerahkan ponselnya kepada pelatih Shin Tae-yong.

Mengutip Newsis, jurnalis ini rupanya ingin meminta maaf kepada Shin Tae-young karena menanyakan kabarnya. Saat melatih Timnas Korea Selatan, sempat terjadi pelemparan telur dan bantal oleh fans yang frustrasi.

Baca juga: Lebih Semarang dari Lawang Seu! Ayo jelajahi bangunan bersejarah dan restoran tertua di Lunbia

Jurnalis Indonesia mengunjungi kamp pelatihan resmi Indonesia sehari sebelum konferensi pers.

Saya bertanya kepada Pelatih Shin Tae-young tentang insiden pelemparan telur dan bantal.

Shin Tae Young yang biasanya memberikan jawaban ceria pada pertanyaan sulit, tiba-tiba berubah menjadi jelek.

Baca juga: Daftar Tim Bola Voli Proliga 2024, Jakarta Pertamina Pertamax, Lavani Alu Bank Electric, dan Garuda Jaya Hadir

Pasalnya, beberapa tahun telah berlalu dan masa lalu telah muncul, yang tidak ada hubungannya dengan kualifikasi Olimpiade.

Shin Tae Young menjawab secara tidak langsung, “Tidak sama sekali. Aku tidak keberatan. Jika kamu selalu melakukan yang terbaik, kamu tidak akan keberatan dengan hal seperti ini,” Newsis mengutip ucapannya.

Tampaknya Piala Dunia di Rusia masih menjadi kenangan menyakitkan bagi Shin Tae-yung.

Baca juga: Hadapi Negaranya Korea Selatan, Shin Tae-yung Pastikan Tetap Profesional Bersama Timnas Indonesia di Piala AFC U-23.

Kemudian mereka mengejutkan dunia dengan mengalahkan Jerman 2-0 di laga terakhir grup, namun akhirnya gagal lolos ke babak 16 besar.

Wartawan Indonesia terlambat menyadari bahwa pertanyaan tersebut tidak pantas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *