Dari Sayur Lodeh Hartini Terbitlah Cinta Soekarno di Salatiga, Konon Asal Usulnya dari Kata 'Terserah Lo Deh…'

PAKAR BERITA – Sayur lodeh, makanan berbahan dasar santan dan aneka sayuran ini tak hanya enak di lidah, tapi juga punya cerita menarik.

Kisah cinta Presiden pertama Indonesia, Soekarno, dan Hartini bersemi dari semangkuk daun lodeh.

Dalam buku “Srihana-Srihani: Biografi Hartini Sukarno”, Hartini menggambarkan momen tak terduga saat pertama kali bertemu dengan Sukarno di Salatiga.

Baca Juga: Mundurnya Wali Joko ke-498, Wabup Berharap Masjid Raya Jadi Landmark Baru Kendal

Namun jauh sebelum itu, daun lodeha konon berasal dari peperangan Mataram melawan Belanda di Batavia.

Beberapa ratus tahun yang lalu, Sultan Agung Hanyokrokusumo memimpin pasukan Mataram dalam proses “pelucutan senjata”.

Pasukan yang ditempatkan di berbagai daerah ditarik untuk membantu melawan Belanda di Batavia.

Baca Juga: Rumah Langka Kolonial Belanda di Salatiga Ini Sepertinya Punya Anak Kembar, Lho…

Pemenang dari Tegal, Betawi, Cirebon dan daerah lainnya ikut berperang.

Namun Belanda tidak tinggal diam. Mereka membakar toko makanan di Mataram dan mengancam para juru masak di Batavia agar tidak membantu pasukan Sultan Agung.

Hal inilah yang menyebabkan para prajurit Mataram kelaparan di hutan.

Lahir dari kelaparan dan persatuan

Di masa sulit ini, prajurit Mataram yang tersisa mengambil langkah memasak semampu mereka.

Masakan ini memadukan berbagai sayuran yang tersedia, seperti labu siam, kacang panjang, dan terong, dengan santan dan rempah-rempah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *