Festival Film Libels SMA 15 Semarang Diharapkan Jadi Triger Potensi Ekonomi Kreatif

SEMARANG, jasamerdeka.com –  Era ekonomi kreatif berkembang pesat dengan semakin luasnya kehadiran internet dan teknologi digital.

Konsep ini perlu dihadirkan dengan baik karena diharapkan banyak peluang yang bisa muncul.

“Di lingkungan sekolah, siswa didorong untuk berinteraksi dengan prinsip ekonomi kreatif,” kata Kepala SMA 15 Kota Semarang Arif Nur Hidayat pada Senin, 22 April 2024.

Hal itu pun ia sampaikan saat menghadiri festival Film Libels (FFL) di salah satu sekolah di kawasan Kedungmundu Raya.

Baca juga: Semarang Night Carnival 2024 Segera Hadir di Bulan Mei, Catat Tanggal dan Rutenya

Agenda seperti ini dinilai sebagai bentuk menarik generasi muda untuk berinteraksi dengan sektor ekonomi kreatif.

Sama seperti sektor pekerjaan digital saat ini, sangat berkembang dan populer.

Seperti konten kreator, editor, freelancer, influencer dan profesi lain yang berkaitan dengan fotografi dan sinematografi.

“Namun perlu diperhatikan bahwa FFL berkomitmen untuk memberikan pelatihan dan pendidikan agar siswa terbiasa dengan sistem dan mengetahui cara bekerja sama,” ujarnya.

Baca Juga: 4 Game Baru Minecraft 2024, Gratis Dimainkan?

Proyek ini juga diluncurkan oleh para guru kursus bahasa Indonesia yang melibatkan siswa kelas XI.

Mereka belajar mencari uang dan bekerja sama sendiri.

Selain itu, dibutuhkan banyak waktu untuk menulis cerita secara kreatif, menceritakan kisah, bahasa, posisi dan informasi adegan untuk direkam. Sekelompok mahasiswa bahkan berani meminjam gedung rumah sakit untuk berfoto.

Hasilnya adalah sebuah film pendek buatan siswa yang indah, indah, dan tenteram dari segi penuturan, pencahayaan, warna, dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *