Gelar Karpet Merah untuk Investor, Sekda Jateng : Hapuskan Pola Lama Perijinan dan Jemput Bola Investasi

Semarang, suaramdeka.com- Upaya mendorong investasi di Jawa Tengah semakin diperkuat.

Sekda Jateng Sumarno menegaskan, tanggung jawab pemerintah daerah adalah mendukung investor yang ingin masuk ke Jateng. memiliki

Ini bukan hanya persoalan infrastruktur, tapi juga persoalan perizinan yang harus menghilangkan pola-pola lama yang menghambat investasi.

Baca juga: CJIBF 2024 dan Komitmen Bank Indonesia Terhadap UMKM Gayeng, Pemprov Jateng dan Pertumbuhan Ekonomi.

“Mari kita gelar karpet merah dan jangan ada pola lama yang menghalangi kita untuk mengajak investor berinvestasi di Jawa Tengah,” kata CJIBF dan UMKM Gayeng pada pembukaan tahun 2024 di Sumerno Atrium. Pollux Mall Paragon Semarang, Jumat 25 April 2024

Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2024 dibuka pada 26 April hingga November 2024 dengan melibatkan 17 negara mitra, investor dan pengusaha dalam dan luar negeri.

Baca Juga: Shin Tae-yong: Berani Mendobrak Generasi Membangun Timnas Indonesia Terkuat dan Terbaik

Kemitraan pemerintah provinsi dengan Bank Indonesia Jawa Tengah sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.

Langkah-langkah untuk menarik investasi harus didukung dengan pelaksanaan CJIBF secara rutin.

Dengan dibukanya CJIBF 2024, PT Jia Wei (PMA) Indonesia dan PT Perkebunan Kelapa Mackenzie (PMDN) menandatangani Surat Investasi (LoI).

Baca Juga: Jadwal Live Streaming ProLiga 2024 Hari Ini 26 April 2024 Jakarta Electric PLN vs Jakarta Livin Mandiri.

Rahmat Dwisputra, Kepala Kantor Bank Indonesia Jawa Tengah, mengatakan banyak calon investor yang akan mengikuti ajang CJIBF 2024 dan siap mengembangkan usahanya di provinsi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *