Jokowi Percayakan Luhut Pegang Kendali Dewan Sumber Daya Air Nasional, Bisakah Mengatasi Krisis Air?

PAKAR BERITA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebagai ketua sekaligus anggota Komite Nasional Sumber Daya Air.

Keputusan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2024 tentang Susunan Dewan Sumber Daya Air Nasional Pemerintah Pusat dan Swasta yang ditetapkan pada Kamis, 25 April 2024.

Dalam keputusan tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan akan menjabat sebagai Presiden dan anggota Dewan Sumber Daya Air Nasional.

Baca juga: Perkuat Ketahanan Nasional, Pentingkah Ekosistem Pangan? inilah jawabannya

Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam pengelolaan sumber daya air di Indonesia.

Menurut Presiden Joko Widodo, langkah ini diambil untuk mengatasi tantangan global terkait ketidakpastian situasi global, geopolitik, perubahan iklim, dan terganggunya pasokan pangan antar negara.

Keputusan ini bertujuan untuk menjamin stabilitas perekonomian nasional.

Baca juga: Jumlah Uang Beredar Meningkat pada Maret 2024, Tandanya Perekonomian Indonesia Lebih Sehat.

Hal ini terutama terjadi pada saat kita menghadapi krisis air yang semakin mengkhawatirkan.

Namun yang menjadi pertanyaan apakah Luhut Binsar Pandjaitan mampu mengatasi krisis air di Indonesia.

Luhut merupakan sosok yang memiliki pengalaman luas di berbagai bidang, termasuk maritim dan investasi, dan diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga keberlanjutan.

Baca juga: Surplus APBN Capai Rp 8,1 Triliun di Maret 2024, Pemerintah Tetap Optimistis Pemulihan Ekonomi Berlanjut.

Dan ketersediaan air bagi masyarakat Indonesia.

Langkah konkrit yang akan diambil Luhut dan Komisi Sumber Daya Air Nasional untuk mengatasi krisis air di Indonesia akan menjadi fokus perhatian dalam waktu dekat, terutama mengingat permasalahan yang semakin kompleks seperti perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *