Kemenag Bentuk Tim Percepatan Pengembangan Zakat dan Wakaf Beranggotakan Akademisi dan Konsultan, Ini Tugasnya

JAKARTA, PAKAR BERITA – Direktorat Jenderal Kepemimpinan Umat Islam Kementerian Agama telah membentuk Project Management Unit (PMU) untuk mempercepat pengembangan Zakat dan Wakaf di Indonesia.

PMU didirikan pada Januari 2024, beranggotakan para akademisi dan konsultan di bidang pengelolaan zakat dan wakaf.

Dari situs www.kemenag.go.id, Direktur Jenderal Bimbingan Islam Kamaruddin Amin menyatakan tim ini dibentuk atas upaya Kementerian Agama dalam memanfaatkan potensi besar zakat dan wakaf.

Baca juga: Truk Penumpang meluncur di Jalan Pantura Pucangrejo, Sopir Diduga Ngantuk

Guru Besar UIN Alauddin Makassar menghimbau agar kehadiran PMU dapat memberikan nilai tambah yang signifikan terhadap amanah Pimpinan Islam, khususnya di bidang pengelolaan zakat dan wakaf.

“Kita membutuhkan alat dan fokus yang kuat untuk melaksanakan program PMU. PMU harus mencapai kemajuan yang baik dengan dukungan regulasi yang kuat dan kerja sama yang erat dengan pemangku kepentingan,” ujarnya saat Focus Group Discussion Project Management Unit (PMU) Speed ​​Perkembangan Zakat dan Wakaf di Indonesia tahun 2024 dibuka pada Kamis (18/4).

Baca Juga: Berapa Gaji KPPS Pilkada Serentak 2024? Berikut daftar kehormatan, jadwal pendaftaran dan rincian tugas

FGD tersebut dihadiri oleh pegawai PMU, serta pejabat dan JFT Direktorat Zakat dan Yayasan Resmi.

Turut hadir pula Direktur Zakat dan Wakaf Yayasan Waryono Abdul Khafur serta Ketua Yayasan Zakat dan Wakaf Pendidikan, Inovasi dan Kerjasama Muhibeddin.

Direktur Zakat dan Wakaf Waryono Abdul Ghafur menyatakan, FGD ini diinisiasi untuk mematangkan tahapan dan program PMU, mulai dari pemetaan pemangku kepentingan yang akan turut serta mempercepat pelaksanaannya.

“Program dukungan yang dibiayai dari APBN, dana zakat dan wakaf harus direncanakan secara mendalam dan membuahkan hasil yang jelas.

Baca Juga: Harga Tiket Red Sparks vs Indonesia All Stars, Pertandingan Hari Ini Sabtu 20 April 2024

Dengan begitu, akan ada program-program yang tidak tepat sasaran. “Kita harus lebih memperhatikan program tersebut karena ini merupakan program prioritas Menteri Agama,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *