KKO Butuh Pelatih Fisik dan Fisioterapis

SEMARANG, PAKAR BERITA – Kelas Kebugaran Perorangan (KKO) di Kota Semarang sangat membutuhkan tenaga pelatih kebugaran dan terapis pijat.

Sempat sampai set pertama pada 2022-2023.

Namun memasuki tahun kedua KKO, kedua posisi tersebut dicopot.

Baca juga: Banyak yang belum tahu, yuk simak 9 manfaat daun binahong untuk kesehatan

Peran pelatih fisik dan ahli terapi fisik sangat penting dalam menjaga performa atlet/pemain yang tergabung dalam KKO.

“Tukang pijat membantu dalam pemulihan atlet/pemain setelah lomba/kompetisi. Dan mereka membantu meningkatkan performa atlet/pemain. Mereka bekerja sama dengan pelatih fisik mengenai program latihan yang diberikan. Bisa dikatakan kehadiran mereka sangat berarti. penting sekali, “KKO sangat membutuhkan kedua posisi tersebut. Sedih sekali mereka ada, tapi dihapus pada 2023,” kata konsultan KKO Semarang, Ipang Setiawan, di Semarang, Rabu (24/4).

Seiring berjalannya waktu, kata Ipang, KKO Kota Semarang telah meraih beberapa prestasi di ajang kejuaraan terbuka untuk semua divisi.

Untungnya, tenis meja hingga saat ini belum menunjukkan prestasi yang luar biasa.

Baca Juga: Pemkot Semarang Gelar Perayaan Hari Timnas Malam Ini, Ini 6 Hal yang Patut Diwaspadai!

Hal ini harus diambil dari mitra KKO, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota (Dispora) Semarang.

“Kedepannya KKO akan mempunyai peran strategis bagi Kota Semarang dalam membina dan mencetak atlet/pemain berbakat. Tentunya selain program latihan teknik, kita memerlukan bentuk atlet/pemain juga fisik. peran pelatih fisik.” Bagi saya, atlet/pemain teknik terbaik tidak akan menjadi yang terbaik tanpa dukungan fisik yang baik”, ujar guru FIK Unnes.

Tidak Maksimal

Selain dua hal tersebut (pelatih fitnes dan tukang pijat), Ipang juga mencontohkan fasilitas latihan KKO yang kurang bagus.

Sebab, pihaknya belum memiliki pusat pelatihan mandiri. Memang benar, hal ini membuat pelatihan menjadi sulit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *