Lebaran Momentum Silaturahmi Politik, Pengamat Komunikasi: Demokrasi Bakal Terus Bisa Dirawat

SEMARANG, PAKAR BERITA – Aktivitas masyarakat di berbagai sektor termasuk aktivitas politik bergerak lamban jelang Idul Fitri.

Para politisi mulai menggelar berbagai aktivitas politik, salah satunya aksi unjuk rasa menyambut momentum Idul Fitri pasca Pilpres dan Legislatif 2024.

Pengamat komunikasi Yones Ahmad mengatakan Idul Fitri merupakan tradisi yang penuh positif, salah satunya adalah momentum silaturahmi politik.

Baca Juga: Terbaru Hari Ini! Harga Emas Pegadian Selasa 23 April 2024: Antum dan UBS Akhirnya Jatuh, Ini Harganya

“Itu bagus. Berbagi kekuatan bukan hanya sekedar persahabatan.”

Namun lebih dari itu, bagaimana membina hubungan untuk kepentingan dan pembangunan negara Indonesia, ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa, 23 April 2024.

Ia mengatakan sesulit apapun proses persaingan politik, hendaknya diakhiri dengan suasana keakraban dan saling menerima hasil masing-masing.

Baca juga: Mbak Ita Puji Penampilan Hernando Ari di Timnas Indonesia U23, Doakan Sukses Hingga Final Piala Asia U23 2024

Hal ini seharusnya dilakukan oleh elite politik sebagai contoh pendidikan politik bagi masyarakat (publik). Suasana politik yang tenang dan damai harus tetap dijaga.

Hasil akhir proses perselisihan pemilu 2024 telah diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK), pada Senin 22 April 2024.

Keputusan tertinggi yang harus dipatuhi dan dipatuhi oleh partai peserta pemilu serta calon presiden dan wakil presiden yang bersaing pada pemilu sebelumnya.

Baca juga: Kim Min Woo Ajak Korea Selatan Bertemu Timnas Indonesia di 8 Besar Piala Asia U23 2024

Apapun hasil akhirnya, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) harus dijalani dan diterima dengan semangat tenang.

Bukan hanya dari peserta pemilu, tapi juga dari pendukungnya. Bagaimanapun ini adalah hasil akhir, kata Direktur Komunikasi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *