Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Tim Hukum Anies-Muhaimin Terkait Keterlibatan Jokowi dalam Pemilu 2024

PAKAR BERITA – Senin (22/4/2024), Mahkamah Konstitusi (CJ) menolak gugatan Anies Baswedan-Muhaimin oleh Kelompok Hukum Nasional pimpinan Iskandar terkait keterlibatannya mendukung putra Presiden Joko Widodo. . Perpanjangan masa jabatan Presiden.

Hakim Mahkamah Konstitusi Daniel Yusmik P. Foech menegaskan, Mahkamah Konstitusi tidak mempercayai bukti-bukti yang dipermasalahkan pemohon.

“Pertama, Pemohon mendakwa tindakan Jokowi yang mendukung dan mendukung pencalonan anaknya sebagai wakil presiden merupakan pelanggaran terhadap Perintah MPR Live Streaming YouTube No.”

Baca juga: De Huis Cafe Semarang menawarkan ruangan yang luas dan nyaman untuk bekerja di kafe

Namun Mahkamah Konstitusi menilai dalil pemohon tidak berdasar menurut hukum.

Menurut Daniel, Mahkamah Konstitusi tidak menemukan cukup penjelasan dan bukti adanya hubungan langsung antara wacana perpanjangan kekuasaan presiden dengan hasil penghitungan suara.

Selain itu, akan mempengaruhi kualitas pemilu presiden dan wakil presiden yang akan diselenggarakan pada tahun 2024.

Baca Juga: Waspada Potensi Tsunami Dibatalkan, PVMBG: Waspadai Awan Hangat dari Gunung Ruang!

“Terkait dengan rencana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode dan pengumuman Presiden akan ikut campur dalam Pemilu (Kau-Kau) 2024, Mahkamah menilai dalil pemohon sudah tidak jelas makna dan akibat.” Persoalan Kau-Kawe serta bukti usulan tindakan Kau-Kawe,” ujarnya.

Dengan demikian, Mahkamah Konstitusi memutuskan gugatan Tim Hukum Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskander tidak mempunyai dasar hukum yang cukup.

Mengingat pentingnya peran Mahkamah Konstitusi dalam perlindungan keadilan dan hukum di negeri ini, maka putusan ini menjadi fokus perhatian masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *