Membangun Ketahanan Nasional, Apakah Ekosistem Pangan Penting? Ini Jawabannya

PAKAR BERITA – Presiden Badan Pangan Nasional (PABANAS), Arief Prasetyo Adi, menekankan pentingnya membangun ekosistem pangan nasional untuk melawan ancaman global yang mengganggu stabilitas perekonomian dalam negeri.

Hal itu diungkapkannya dalam talkshow yang diselenggarakan Ikatan Konsultan Nasional Indonesia (Inkindo).

“Seraya menjamin keamanan pasokan pangan, kita harus terus memperhatikan ketidakpastian situasi global, geopolitik, perubahan iklim, dan gangguan pasokan pangan lintas batas,” kata Arief dalam siaran pers yang dikutip, Jumat. (26/04/2024).

Baca Juga: Jumlah Uang Beredar Meningkat di Maret 2024, Pertanda Membaiknya Perekonomian Indonesia

Karena hal ini mempengaruhi harga pangan global, hal ini juga mempengaruhi volatilitas harga pangan dalam negeri.

“Itulah mengapa penting untuk membangun ekosistem pangan nasional yang kuat.”

Menurut Arief, ketahanan pangan merupakan sektor penting dan strategis dalam mencapai Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Aroma Mangga Indonesia di Negeri Sakura! Ekspor perdana Gedong Jinku ke Jepang berhasil mengumpulkan Rp 140 miliar

Hal ini erat kaitannya dengan aspek kuantitas dan kualitas pangan, keterjangkauan dan pemerataan pangan di seluruh Indonesia.

Dalam upaya menciptakan ekosistem pangan yang kuat, Arief menyoroti tiga aspek utama: ketersediaan pangan, keterjangkauan, dan konsumsi.

Menurutnya, pangan merupakan komponen utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Baca Juga: Surplus APBN Maret 2024 Capai Rp 8,1 Triliun, Pemerintah Optimis Pemulihan Ekonomi Berlanjut

Selain itu, merupakan pilar penting pembangunan nasional yang berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik.

Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan ekosistem pangan nasional yang mencakup tiga aspek yaitu ketahanan pangan, ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *