Mengenal Sosok RA Kartini, Pahlawan Kemerdekaan Nasional Kaum Perempuan di Indonesia

PAKAR BERITA – Hari Kartini diperingati setiap tahun pada tanggal 21 April.

Sosok RA Kartini mengingatkan kita pada perempuan yang setiap tahun bekerja sendirian di rumah pada abad ke-20.

Berkat perjuangannya, Kartini dinyatakan sebagai pahlawan kemerdekaan nasional.

Baca Juga: 35 Quotes dan Kata Kata Bijak Merayakan Hari Kartini, Cocok untuk Status WA, Facebook dan Instagram

Laporan Hartutik di surat kabar Seuneubok Lada menjelaskan bahwa RA Kartini adalah cucu Pangeran Ario Tjondronegoro IV, seorang bupati Dema yang mendidik anak-anaknya dengan pelajaran Barat.

Raden Adjeng Kartini atau sering dipanggil Raden Ayu Kartini lahir di Jepara pada tanggal 21 April 1879 dan meninggal di Rembang pada tanggal 17 September 1904.

Kartini dilahirkan dalam keluarga bangsawan Jawa. Ayahnya, RMAA Sosroningrat, awalnya adalah seorang Wedana dari Mayong.

Baca juga: Biografi RA Kartini, Pahlawan Nasional Perjuangan Emansipasi Wanita di Indonesia

Nama ibunya MA Ngasirah.

Sosok RA Kartini dikenal sebagai gadis baik hati yang suka merendahkan diri dan tidak mau iri.

Selain itu, Raden Ayu Kartini merupakan anak ke 5 dari 11 bersaudara kandung.

Di antara semua bersaudara, RA Kartini merupakan putri sulung.

Hingga usia 12 tahun, RA Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (European Lagere School), setelah itu ia harus tetap diisolasi di rumah.

Baca juga: Sedjenak Koffie, Kafe Tersembunyi di Kota Tua Semarang untuk Menikmati Secangkir Kopi dalam Suasana Santai dan Nyaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *