Museum Mandala Bhakti Semarang Dulu di Zaman Belanda Ternyata Gedung Pengadilan Bernama Raad van Justitie

SEMARANG, PAKAR BERITA – Di tengah hiruk pikuk Kota Semarang, terdapat sebuah bangunan tua cantik yang menjadi saksi bisu perjalanan sejarah.

Latar belakang yang menarik ternyata adalah bangunan Museum Mandala Bhakti yang kini dikenal sebagai tempat banyak dipamerkan artefak-artefak berharga.

Gedung ini bukan sekedar bangunan saja, namun memiliki jejak sejarah sebagai gedung pengadilan tinggi pada zaman penjajahan Belanda.

Baca Juga: Jembatan Mberok Penghubung Kota Lama Semarang Ternyata Dulu Sudah 5 Kali Berganti Nama

Dahulu pada masa penjajahan Belanda, gedung ini dikenal dengan nama Raad van Justitie,

Gedung mahkamah agung yang menegakkan keadilan di wilayah semarang.

Berlokasi strategis di dekat Tugu Muda, situs bersejarah yang menjadi simbol perlawanan,

Pelataran ini merupakan cagar budaya yang menyimpan banyak cerita.

Baca Juga: Aisyah Aulia Putri Harlino, Nama Dude Harlin dan Putri Cantik Alyssa Soebandono Ternyata Jadi Kado…

Ini dirancang oleh arsitek terkemuka Belanda Ir. Dan Kuhr van Ooiman, pembangunan gedung pengadilan ini dimulai pada tahun 1929.

Proyek megah ini menelan biaya 215 ribu gulden pada saat itu, jumlah yang fantastis pada masanya.

Setelah setahun penuh, pada tahun 1930, gedung pengadilan selesai dibangun dan menjadi monumen keadilan yang megah di pusat kota Semarang.

Baca juga: Terungkap! Nikita Mirzani dan Rizki Irmansyah ternyata putus karena hal itu

Namun seiring berjalannya waktu dan peta politik berubah, fungsi gedung ini pun ikut berubah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *