Parlemen AS Loloskan Bantuan Rp 1.500 Triliun untuk Israel dan Sekutunya, TikTok Diberi Tempo 9 Bulan untuk Dijual

PAKAR BERITA – Parlemen Amerika Serikat secara resmi telah meloloskan paket legislatif sebesar 95 miliar dolar AS (sekitar Rs 1500 triliun) untuk bantuan keamanan kepada Israel, Ukraina, dan Taiwan.

Keputusan tersebut diambil di tengah pertarungan politik yang memanas antara anggota parlemen AS.

Paket bantuan termasuk USD 60,84 miliar untuk mendukung Ukraina, serta alokasi pendanaan untuk Israel dan Indo-Pasifik, disetujui bersamaan dengan rancangan undang-undang lain yang mewajibkan penjualan TikTok ke perusahaan Tiongkok, ByteDance.

Baca Juga: Stadion Abdullah Bin Khalifa Jadi ‘GBK Cabang Doha’, Timnas Indonesia Selalu Juara di Qatar

Ketua DPR Mike Johnson mengatakan dia memahami undang-undang tersebut bukanlah undang-undang yang sempurna.

Johnson seperti dikutip Senin (22/4/2024), “Kami lebih memilih mengirimkan peluru ke konflik di luar negeri daripada pasukan kami sendiri. Dan menurut saya ini adalah momen dan kesempatan penting untuk mengambil keputusan itu.”

Rinciannya, RUU tersebut memberikan paket bantuan sebesar USD 60,84 miliar untuk membantu Ukraina.

Baca juga: BPS: Nilai Dagang Indonesia dengan Iran dan Israel Tak Signifikan, Bukan Mitra Besar di Timur Tengah

Diikuti oleh US$26 miliar untuk Israel dan US$8,12 miliar untuk Indo-Pasifik termasuk Taiwan.

RUU tersebut juga memberikan batas waktu sembilan bulan bagi ByteDance untuk menjual TikTok, dengan opsi perpanjangan 90 hari yang dapat disetujui oleh presiden AS.

Persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat AS merupakan tonggak penting dalam kebijakan luar negeri AS yang belum jelas sejak usulan awal Presiden Joe Biden pada Oktober 2023.

Baca Juga: Jangan Bilang Ke Salatiga Kalau Belum Coba Kuliner Ini, Sudah Ada Sejak Tahun 1964

Dewan Perwakilan Rakyat AS sebelumnya telah menolak rancangan undang-undang serupa yang disahkan oleh Senat, sehingga menimbulkan konflik internal di antara anggota Dewan Perwakilan Rakyat AS.

Ukraina merespons positif perjanjian bantuan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *