Profesor Asal Nias Diwisuda Doktor di UKSW Salatiga, Berasal dari Daerah Tertinggal dan Terpinggirkan Ternyata Bisa…

SALATIGA, PAKAR BERITA- Ada yang menarik dalam acara wisuda Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga pada Kamis (25/04).

Dari 538 mahasiswa yang diwisuda, terdapat satu orang Guru Besar yang kembali mendaftar pada program doktor Sosiologi Agama Fakultas Teologi dan mendapatkan gelar doktor (Dr.

Dia adalah Prof. dr. Sonny Eli Zaluchu dari Nias, Sumatera Utara.

Sonny mengaku tak malu meski menyandang gelar guru besar yang merupakan status tertinggi dalam karir akademis.

Baca juga: Bioskop Trans TV! Sinopsis film The Gatekeeper, berkisah tentang seorang penjaga gedung yang melindungi penghuninya

Alasan dia berhenti PhD adalah karena dia menyukai sains.

“Motivasi saya ingin menginspirasi banyak orang,” jelasnya.

Ia sangat bersyukur atas keberhasilan ini. PhD pertamanya berfokus pada disiplin perubahan sosial. Ia kemudian mempelajari sosiologi agama untuk gelar doktornya.

Sonny menjelaskan, sebagai pribadi ia sangat menyukai ilmu pengetahuan. Di sisi lain, tuntutan menjadi seorang akademisi seringkali melibatkan rasa ingin tahu yang tinggi. Maka alasan mengapa profesi imam dipandang perlu adalah karena pendalaman ilmu teologi.

“Kalau saya berhenti kuliah, saya stres. Itu salah satu alasannya. Lalu saya jadi pendeta atau pendeta. Jadi saya ambil sosiologi agama dengan disertasi agama digital,” ujarnya.

Baca Juga: Songsong Pancawindu, Permadan siapkan pidato budaya dan pertunjukan wayang kulit tiga generasi

Sonny mengatakan, sebagai masyarakat daerah 3T yang merupakan daerah tertinggal, terpencil, dan terpinggirkan di Indonesia, kita berharap keberhasilan ini bisa menjadi semangat bagi anak-anak tanah air dari daerah 3T yang semua orang punya kesempatannya. untuk menjadi sukses.

Sebelumnya, Sonny Eli Zaluchu menerima penghargaan Lembaga Prestasi Indonesia Sedunia (Leprid) karena berhasil meraih rekor sebagai orang pertama dari Nias atau daerah lain yang menjadi guru besar ilmu teologi.

Dr Sonny Eli Zaluchu mengaku sengaja menulis disertasinya yang bertajuk “Agama Digital dan Rekonstruksi Praktik Keagamaan: Analisis Sistematis Tinjauan Sastra.” Ia melihat kecenderungan masyarakat berkisar dari tradisional hingga modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *