Protes Beli Sepatu dari Luar Negeri Harga Rp 10 Juta Tapi Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Ini Kronologis dari Bea Cukai dan Si Pembeli

JAKARTA, PAKAR BERITA – Viral pengguna TikTok @Radhikaalthaf mengunggah video protes ke Bea dan Cukai karena membeli sepatu bola dari luar negeri.

Ia protes karena harus membayar bea masuk sebesar Rp31,8 juta untuk pembelian sepatu impor.

Bahkan, dia menyebut harga sepatu tersebut hanya Rp 10,3 juta.

Baca Juga: Mbak Ita Puji Kiper Timnas Atas Kontribusinya Bawa Harga Diri Tim Indonesia ke Perempat Final Piala Asia U23

“Halo Bea dan Cukai, saya ingin bertanya. Apa dasar bea masuknya? Saya baru beli sepatu, ini saya beli Rp 10,3 juta. Ongkos kirim (delivery) Rp 1,2 juta, total Rp 11.500.000. Dan tahukah kamu berapa Rp 31.800.000 itu,” ujarnya dalam video yang diunggah di akun TikTok miliknya.

Ia juga menggunakan aplikasi Customs Mobile untuk menghitung bea masuk sepatu.

Dari harga sepatu Rp10,3 juta, bea masuk yang harus dibayar sebesar Rp5,8 juta.

Baca juga: Tanggapi Putusan MK, Prabowo Siap Fokus Mempersiapkan Masa Depan Indonesia

Masalah ini pun direspon Bea Cukai melalui akun X @beacukaiRI.

Atas impor yang dilakukan oleh yang bersangkutan, pihak jasa pengiriman yang digunakan dalam hal ini DHL diberitahukan kepada CIF atau nilai pabean sebesar USD35,37 atau Rp 562.736,” tulisnya.

Namun ternyata setelah diperiksa, nilai CIF atau nilai pabean barang tersebut adalah USD 553,61 atau Rp 8.807.935.

Baca juga: Inter Milan Penting untuk Gelar Juara Italia 2023/2024 Usai Kalahkan AC Milan

Oleh karena itu, atas ketidakpatuhan tersebut dikenakan sanksi administratif berupa denda sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor 96 tahun 2023 pasal 28 bagian lima pasal 28 ayat 3.

Rincian bea masuk dan pajak impor atas produk alas kaki tersebut adalah 30% bea masuk Rp 2.643.000, PPN 11% Rp 1.259.544, dan PPh Impor 20% Rp 2.290.000, serta Sanksi Administrasi Rp 24.736.000.000 seluruhnya Rp 24.736.00000000000” he menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *