Sri Mulyani Buka Suara Soal Bea Cukai yang Sering Diprotes Netizen, Ada Apa?

PAKAR BERITA – Menteri Keuangan Shri Muliani angkat bicara soal bantahan yang kerap dilontarkan netizen kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di media sosial.

Dalam keterangannya, Bapak Muliani menekankan peran DJBC sebagai pengawas dalam hal ini yang bertugas melaksanakan berbagai peraturan.

“Diskresi dari Bea Cukai kurang, jadi kalau ada aturan yang harus ditegakkan, makanya terkadang, apalagi di era media sosial, Bea Cukai yang ditonjolkan terlebih dahulu,” kata Muliani dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat. dalam pernyataan resmi. (26/4/2024).

Baca juga: Jokoi Serahkan Kendali Dewan Sumber Daya Air Nasional kepada Luhut, Mampu Atasi Krisis Air?

Namun, Pak Muliani menegaskan, hal tersebut tidak dijadikan alasan untuk tidak meningkatkan kualitas pelayanan Bea dan Cukai.

Sebaliknya, dia meminta DJBC terus berbenah.

Dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peraturan kepabeanan.

Baca Juga: Membangun Ketahanan Nasional, Pentingkah Ekosistem Pangan? Inilah jawabannya

“Sehingga kami bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama terkait regulasi yang terkadang sensitif,” ujarnya.

Pak Muliani melanjutkan, jika masih ada defisit dari Bea Cukai, Kementerian Keuangan akan berusaha memperbaikinya.

Ia mengajak masyarakat memahami berbagai peraturan yang ada.

Baca juga: Jumlah Uang Beredar Meningkat di Maret 2024, Pertanda Pemulihan Ekonomi Indonesia

“Berbagai peraturan yang ada harus dilaksanakan. Saya minta Bea dan Cukai melakukan pendekatan dan komunikasi kepada semua pihak yang berkepentingan termasuk memperbaiki peraturannya sendiri”.

Oleh karena itu, Bapak Muliani memberikan jaminan bahwa Bea dan Cukai dapat terus memenuhi tanggung jawabnya dalam memberikan keamanan di wilayah perbatasan dan pintu masuk NKRI, serta terus meningkatkan kualitas pelayanannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *