Status Semeru Masih di Level Siaga, Tetap Waspada! Ada Pembengkakan Tubuh Gunung Api

LUMAJANG, PAKAR BERITA – Hingga saat ini status aktivitas Gunung Semaru masih berstatus waspada (Level 3 dari Level 4).

Menurut Pusat Gunung Api Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tubuh Semaru mempunyai tonjolan (3.744,50 meter di atas permukaan laut) yang menandakan adanya tekanan dari perut gunung berapi.

Selanjutnya, pengamatan inclinometer di stasiun Arcosuco dan Jawar serta analisis sumber GPS berkelanjutan dicatat. Menandakan bengkaknya tubuh Semaru.

Baca selengkapnya: Pohon Pernikahan Salatika: Pesona dan Misteri di Balik Keindahannya yang Memikat Mata

Dr Hendra Gunawan, Kepala Unit Geologi PVMBG Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ungkapnya dalam keterangannya, Selasa, 16 April 2024.

Pemantauan lanjutan terhadap retakan dengan inclinometer dan instrumen GPS hingga tanggal 15 April menunjukkan adanya pola pembengkakan di dasar dan puncak Gunung Semaru. Hal ini melibatkan perpindahan tekanan terus menerus dari dalam gunung berapi ke permukaan. seiring dengan keluarnya materi pada saat erupsi dan erupsi,” ujarnya.

Pada 28 Maret 2024, aktivitas Semaru diperkirakan akan semakin meningkat setelah terjadi peristiwa lahar yang disusul peristiwa awan panas.

Baca Juga: Cuaca Buruk di Jateng Terpantau Hingga 18 April 2024, Salatika atau Semarang Termasuk Daerah Terdampak?

Sedangkan letusan, awan panas, dan runtuhan gunung berapi Hal serupa masih terjadi di gunung berapi sebelah Malang dan Lumajang awal pekan ini.

Namun jika dilihat secara visual Dinamika ini hampir tidak terlihat. karena terhambat cuaca berkabut.

Akumulasi material akibat letusan gunung berapi (letusan dan aliran lava) berpotensi menjadi gunung runtuh atau awan panas berapi-api.

Material lava longsor dan/atau gumpalan hidrotermal terakumulasi pada aliran sungai yang terbentuk di Gunung Semaru. Berpotensi meletus menjadi lahar bila terkena air hujan.

Baca Juga: Dari pada Kesal dengan Antrean Panjang Siapkan jumlah minimal sebesar ini untuk perjalanan pulang Anda dari Semarang ke Jakarta.

Selain itu, endapan material longsoran gunung berapi atau awan panas bersuhu tinggi yang berinteraksi dengan air sungai berpotensi memicu letusan kedua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *