Tantangan Investasi Makin Kompleks: Masyarakat Diminta Lebih Bijaksana, BPR Dikawal OJK, Deposito Dijamin LPS

JAKARTA, PAKAR BERITA – Di tengah tantangan yang semakin kompleks, masyarakat diminta lebih bijak dalam memilih pilihan investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko masing-masing.

Meskipun prinsip investasi seringkali menekankan pada risiko tinggi dan pengembalian yang tinggi, perlu diingat bahwa setiap investasi memiliki risiko.

Oleh karena itu, jaminan keamanan menjadi salah satu faktor utama yang harus dipertimbangkan masyarakat sebelum memilih instrumen investasi.

Baca Juga: Haul Wali Joko ke-498, Wakil Bupati Berharap Masjid Raya Jadi Ikon Baru Kendal

Hal ini penting untuk meminimalisir potensi kerugian yang mungkin dialami.

Salah satu instrumen investasi yang bisa menjadi pertimbangan adalah deposito BPR.

Pilihan produk tabungan yang menawarkan suku bunga hingga 6,75 persen per tahun yang tentunya lebih tinggi dibandingkan suku bunga simpanan di bank umum.

Baca Juga: Bangunan Langka di Salatiga Zaman Penjajahan Belanda Ini Ternyata Dulunya Punya Kembaran Lho…

Tingginya suku bunga yang ditawarkan produk simpanan BPR sejalan dengan batasan bunga penjaminan LPS.

Sehingga masyarakat yang ingin menaruh uangnya di deposito BPR bisa merasa lebih aman.

Sebab LPS akan menjamin simpanan bank hingga Rp 2 miliar per nasabah dan bank.

Baca Juga: Harga Tiket Red Sparks vs Indonesia All Stars dan Jadwal Live Streaming

Hal inilah yang menjadikan deposito BPR sebagai pilihan instrumen investasi berisiko rendah yang cocok sebagai pilihan diversifikasi investasi atau pilihan awal bagi investor pemula.

Meski risikonya rendah, investasi pada deposito BPR bukannya tanpa risiko. Berdasarkan data, sejak April 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin usaha 9 bank ekonomi kerakyatan (BPR).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *