Tok! MK Tolak Seluruh Gugatan Anies-Muhaimin Terkait Pilpres 2024: Gibran Tetap Sah Sebagai Cawapres

PAKAR BERITA – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan pengujian hasil Pilpres dan Wakil Presiden 2024 yang diajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1 Anis Rashid Baswedan-Abdul Muhaymin Iskandar, Senin (4) /22 /2024).

Dalam putusannya, Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa keputusan KPU no.

Secara khusus mengukuhkan kemenangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Gibran dengan perolehan 92.214.691 suara.

Baca Juga: Parlemen AS Setujui Bantuan Rp 1.500 Triliun ke Israel dan Sekutunya, Beri TikTok Waktu 9 Bulan untuk Dijual

“Putusan kami bersifat amar putusan, dengan pengecualian menolak eksepsi terdakwa dan pihak-pihak terkait untuk seluruhnya,” kata Ketua Hakim Suhartoyo.

Lanjutnya: “Dalam pokok permohonan, kami menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya.”

Salah satu aspek yang dibicarakan Anis Muhaymen adalah terpenuhinya tuntutan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden dari paslon no. 2.

Baca Juga: Stadion Abdullah bin Khalifa Jadi “Cabang GBK di Doha” dan Selalu Bawa Kemenangan Timnas Indonesia di Qatar

Namun Hakim Konstitusi Arif Hidayat menegaskan tidak ada masalah dalam kasus ini.

Dalam konteks perselisihan hasil pemilu, persoalan yang dibicarakan bukan lagi soal keabsahan atau konstitusionalitas syarat.

Namun, lebih tepatnya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasangan calon peserta pemilu.

Baca juga: BPS: Nilai Perdagangan Indonesia dengan Iran dan Israel Tidak Besar, Mereka Bukan Mitra Besar di Timur Tengah

Menurut MK, tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa Presiden Joko Widodo ikut campur dalam perubahan syarat pasangan calon pada Pilpres 2024.

Arif juga menegaskan, tindakan KDF menerima dan memverifikasi berkas pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden tanpa peninjauan kembali PKPU 19/2023, tidak melanggar hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *