Transformasi Digital Jadi Cara Industri Manufaktur Untuk Terus Bertahan, Kadin Berikan Pesan Penting Ini

SEMARANG, PAKAR BERITA: Strategi digitalisasi menjadi salah satu cara industri manufaktur bertahan di tengah ketatnya persaingan industri global.

Bobby Gafur Umar, Asisten Industri Kamar Dagang dan Industri Indonesia, mengatakan teknologi telah menjadi kunci bagi berbagai industri, termasuk manufaktur.

Selama tiga dekade terakhir, Teknologi telah dimanfaatkan dan terus dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan dan membuat pekerjaan menjadi lebih efisien.

“Mengingat pentingnya teknologi, pemerintah bahkan mencanangkan Roadmad Making Indonesia 4.0 untuk memasuki era Revolusi Industri ke-4,” ujarnya pada Roadshow Teknologi Manufaktur dan Forum Diskusi Bisnis 2024 di Semarang.

Baca juga: Tak Hanya Kaya Sejarah dan Agama, Melihat Ratusan Burung Hantu dari Dekat di 3 Tempat Wisata di Damaskus juga seru.

Sejauh ini penyumbang PDB terbesar Indonesia adalah sektor manufaktur. Industri manufaktur ini menyumbang 19 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Bahkan diperkirakan meningkat 4 hingga 5 persen per tahun. Indonesia merupakan negara industri termaju ke-11 di antara negara-negara lainnya.

Selama tahun 2014-2023, industri manufaktur Indonesia mencapai Rp3,031 triliun, dengan sektor industri antara lain makanan dan minuman; Tekstil pakaian elektronik, produk, Obat Peralatan medis dan sektor lainnya.

“Kami berharap Kadin Jateng dapat mengajak industri manufaktur di Jateng untuk melakukan transformasi teknologi dan menjadi industri yang lebih berdaya saing,” ujarnya.

Baca juga: Jalan Pantura Semarang – Demak Depan Pasar Karanganyar Sedang Direnovasi, Beberapa Netizen Sebut Proyek Abadi

Harry Nuryanto Soediro, Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Tengah, mengatakan manufaktur tidak bisa dipisahkan dari teknologi digital.

Pertumbuhan industri manufaktur di Jawa Tengah bahkan meningkat sebesar 34 persen.

Pertumbuhan industri ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia.

“Penggunaan teknologi dapat meningkatkan efisiensi produksi. “Manufaktur akan menjadi lebih efisien dan nyaman, sehingga manufaktur menjadi lebih inovatif dan kreatif,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *